LAW FIRM DHIPA ADISTA JUSTICIA KUASA HUKUM DEWI LISTIANA WATI DAN AMIR HAMZAH MENGHADIRKAN SAKSI AHLI DALAM SIDANG PRAPERADILAN DI PENGADILAN TIPIKOR NEGERI JAMBI

Terdakwa kasus tindak pidana pencucian dalam kasus penyelundupan 27 box benih lobster digelar dipengadilan Tipikor negeri Jambi dalam sidang peradilan dengan tergugat Polda jambi ini, Kuasa Hukum Penggugat dewi dan Amir, DHIPA ADISTA JUSTICIA menghadirkan saksi ahli yaitu DR.Timbo Mangaranap Sirait, SH, MH, CTA dosen fakultas hukum universitas 17 Agustus 1945 Jakarta.

Dalam keterangannya DR.Timbo Mangaranap Sirait, SH, MH, CTA menyebut penyidik Polda Jambi telah menyalahi hukum acara menurut ahli delik Perikanan penyelidikan tidak bisa dikaitkan dengan TPPU karena bersifat khusus.

DR.Timbo Mangaranap Sirait, SH, MH, CTA juga menambahkan jika perkara perikanan bisa dikenakan TPPU dengan catatan menggunakan Penyidik awal yang sama.

Penyidik yang menangani perkara pokok tidak boleh ditarik dan harus diadili di pengadilan yang berwenang dan yang menyelidiki juga harus dilaporkan ke PPATK, jika tidak terpenuhi maka batal dihukum apalagi jika kasus ini sudah dikeluarkan P 20 oleh Kejati.

Kepala Bidang Hukum Marusaha Hutadjulu, SH.,MH menambahkan bahwa PENYIDIKAN dan PENETAPAN TERSANGKA terhadap AMIR HAMZAH alias BOY dan DEWI LISTIANAWATI tersebut terdapat banyak sekali KEJANGGALAN yang diakibatkan oleh adanya PENYALAHGUNAAN WEWENANG dan PENYIMPANGAN yang diduga dilakukan oleh OKNUM PENYIDIK UNIT 2 SUDBIT 2 DITRESKRIMSUS POLDA JAMBI.

OKNUM PENYIDIK UNIT 2 SUDBIT 2 DITRESKRIMSUS POLDA JAMBI diduga melakukan PENYIMPANGAN, PENYALAHGUNAAN WEWENANG dan KESALAHAN PROSEDURAL dalam melakukan Penyidikan atas dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang

(TPPU) terhadap AMIR HAMZAH alias BOY dan DEWI LISTIANAWATI, dikarenakan di dalam SURAT PERINTAH PENYIDIKAN NOMOR: SP. SIDIK/15/II/RES.2.2/2021/ DITRESKRIMSUS tertanggal 22 FEBRUARI 2021, PENYIDIK UNIT 2 SUDBIT 2 DITRESKRIMSUS POLDA JAMBI tidak mencantumkan Tindak Pidana Asal sebagai Dasar Hukum dalam Surat Perintah Penyidikan tersebut, sehingga SURAT PERINTAH PENYIDIKAN NOMOR: SP. SIDIK/15/II/RES.2.2/2021/DITRESKRIMSUS tertanggal 22 FEBRUARI 2021.

Nicho Hezron.SH.,MH menilai PENYIDIKAN dan PENETAPAN TERSANGKA terhadap AMIR HAMZAH alias BOY dan DEWI LISTIANAWATI Cacat Hukum, karena tidak sesuai dengan ketentuan dalam Pasal 2 jo. Pasal 74 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang yang pada prinsipnya mengharuskan adanya pembuktian atas Tindak Pidana Asal dalam Penyidikan Tindak Pidana Pencucian Uang.