Headline Hukum Nasional

ANAK YATIM ALICE COLLEEN DJUHARI DAN JANDA YULI ISNAWATI MEMOHON PERLINDUNGAN HUKUM KEPADA BAPAK KAPOLRI JENDERAL DRS. LISTYO SIGIT PRABOWO. M.Si DAN BAPAK PRESIDEN IR. JOKO WIDODO.

Bagikan Wawasan Anda

Suami mendapat serangan Sakit, namun kemudian dirawat selama 1 Hari 16 Jam dan ternyata Almarhum Lukman Djuhari ( suami sah Yuli Isnawati ) dinyatakan Meninggal Dunia yakni tepatnya pada tanggal 22 November 2020, pukul 02.05 WIB pada Usia 41 Tahun;

Setelah Almarhum Lukman Djuhari ( suami sah Yuli Isnawati ) dinyatakan Meninggal Dunia dimulailah Yuli Isnawati mendapatkan sikap yang semakin sewenang – wenang dari ID – Irwan Djuhari (Kakak Ipar ) meminta semua aset aset dan uang Almarhum Lukman Djuhari dengan berbagai cara. Bahkan memerintahkan Pengurus keuangan Almarhum Lukman Djuhari untuk mentransfer Uang senilai Rp 750.000.000,- (Tujuh Ratus Lima Puluh Juta Rupiah ) dari rekening Almarhum Lukman Djuhari dengan tanpa seijin Yuli Isnawati yang adalah istri sah Almarhum Lukman Djuhari. Perkara penggelapan tersebut telah dilaporkan kepada.

1. POLDA METRO JAYA dengan No LP/B/3788/VIII/2021/SPKT/POLDA METRO JAYA. Tanggal 6 Agustus 2021 perkara PENIPUAN DAN ATAU PENGGELAPAN DAN ATAU PENGGELAPAN DALAM JABATAN perkara tersebut telah dilimpahkan ke POLRES JAKARTA BARAT Satuan Unit HARDA. ( TERLAPOR IRWAN DJUHARI.SE )

2. Laporan Polisi Nomor LP/1042/II/YAN.2.5/2021 SPKT PMJ tanggal 23 februari 2021 dengan Perkara PENGGELAPAN ASAL USUL Pasal 277 KUHP. Perkara tersebut dilimpahkan ke Polres Jakarta Barat dan kemudian dilimpahkan kembali ke Polres Jakarta Utara. ( TERLAPOR IRWAN DJUHARI.SE )

3. POLDA METRO JAYA dengan No. LP/B/3787/VIII/2021/SPKT/POLDA METRO JAYA tanggal 06 Agustus 2021 dengan Perkara Penggelapan atas unit Mobil BMW, dikenakan pasal 372 KUHP. Kemudian perkara tersebut dilimpahkan di Polres Jakarta Utara. (TERLAPOR IRWAN DJUHARI, SE)

4. POLDA METRO JAYA dengan No. LP /B/4466/IX/2021/SPKT POLDA METRO JAYA, tanggal 09 September 2021 dengan Perkara Penistaan Agama yang dikenakan Pasal 156a KUHP. Kemudian perkara tersebut dilimpahkan di Polres Jakarta Utara. (TERLAPOR IRWAN DJUHARI, SE)

5. POLDA METRO JAYA dengan No. LP/B/4973/X/2021/SPKT/POLDA METRO JAYA, tanggal 07 Oktober 2021 dengan Perkara memberikan Keterangan Palsu dibawah Sumpah dan dikenakan dengan Pasal 242 KUHP. (TERLAPOR JOVINUS DAN FERI FADLI)

6. POLDA METRO JAYA dengan No. LP/B/4855/IX/2021/SPKT/POLDA METRO JAYA, tanggal 30 September 2021 dengan perkara memasuki perkarangan tanpa ijin dan atau pengerusakan dan dikenakan pasal 167 KUHP dan atau Pasal 406 KUHP. (TERLAPOR TAY HANDIS SOEKARDI)

7. POLDA METRO JAYA dengan No. LP/B/5396/X/2021/SPKT/POLDA MTERO JAYA, tanggal 28 Oktober 2021 dengan Perkara Penggelapan yang dikenakan Pasal 372 KUHP. (TERLAPOR IRWAN DJUHARI, SE)

8. POLDA METRO JAYA dengan No. LP/B/5406/X/2021/SPKT/POLDA METRO JAYA, tanggal 29 September 2021 dengan Perkara Fitnah dan atau Pencemaran nama baik dan atau Laporan Palsu dan dikenakan Pasal 310 KUHP dan atau Pasal 311 KUHP dan atau Pasal 220 KUHP. (TERLAPOR IRWAN DJUHARI, SE.)

Dengan kerugian yg senilai Kurang lebih Rp.30.000.000.000,- ( Tiga Puluh Miliar Rupiah ). DAN PERKARA LAPORAN POLISI TERSEBUT DIATAS BELUM ADA YANG BERJALAN DENGAN BAIK DAN TERLANTAR TIDAK ADA KEJELASANNYA.

Bahwa atas Hal sewenang – wenang lainnya juga dilakukan oleh ID – Irwan Djuhari kepada korban – Yuli Isnawati dan Alice Colleen Djuhari anak yang berusia 3 tahun ID – Irwan Djuhari melakukan PENGUSIRAN dari Rumah Tinggal bersama yang dibeli dan direnovasi oleh Almarhum Lukman Djuhari dan Yuli Isnawati yang terletak di Jl. Walet Permai IV No. 20, Kel. Kapuk Muara, Kec. Penjaringan, Jakarta Utara, Rumah tersebut telah dibeli oleh Lukman Djuhari dan Yuli isnawati dari Irwan Djuhari ( kakak Kandung Almarhum Lukman Djuhari ) dalam keadaan Kosong dan diperbaiki juga diisi segala macam furniture oleh Yuli dan suami dengan menghabiskan uang kisaran 2 miliaran rupiah. Pembelian rumah tersebut dengan cara Tukar Rumah dengan Rumah Jalan Gardenia yang telah dibeli oleh almarhum dari Almarhum Hadi Djuhari ayah kandung Almarhum Lukman Djuhari dan Almarhum Hadi Djuahari Telah membelinya dari Irwan Djuhari dikarenakan Bisnis Usaha Irwan Djuhari adalah Jual beli Properti Rumah dan Mobil ) Jual beli Rumah tersebut diatas tidak ada melalui Prosedur Pengikatan apapun karena semua terikat Persaudaraan kandung.( kepercayaan Hubungan Keluarga ) dan segala pengurusan Balik nama Rumah tersebut diserahkan kepada Irwan Djuhari dikarenakan Irwan Djuhari berpengalaman dalam pengurusan pembelian dan penjualan rumah.

Setelah Pengusiran itu terjadi dan Yuli keluar dari rumah tersebut dengan membawa beberapa perabotan. Karena tidak diijinkan membawa semuanya oleh Ibu Tina yang mana adalah Ibu kandung almarhum Lukman Djuhari dan Irwan Djuhari untuk dikuasai.

Merasa semua aset Suaminya di Rampas oleh Irwan Djuhari Maka Yuli Isnawati Meminta bantuan Hukum kepada Law Firm Dhipa Adista Justicia dengan mendapat Attensi Langsung dari Pendiri / Ketua Pembina Bapak Laksamana TNI (P) Tedjo Edhi Purdijatno.SH dan Ketua Umum Dhipa Adista Justicia. Irjen Pol (P) Drs. Wisjnu Amat Sastro.SH.,MH Serta Ketua Pelaksana Dhipa Adista Justicia Irjen Pol (P) Drs. Kamil Razak.SH.MH

Dengan Berbagai cara Untuk menguasai Harta JANDA dan ANAK YATIM Irwan Djuhari menggugat Harta JANDA dan ANAK YATIM di Pengadilan Negeri Barat. Dan juga Melaporkan dengan Tuduhan Pencurian barang-barang yang dibawa oleh JANDA dan

ANAK YATIM pada saat terusir dari Rumah yang dihuninya bersama dengan Suami dan anaknya.

Laporan Polisi dilakukan oleh Irwan Djuhari pada tanggal Jakarta, 05 Mei 2021, sebagaimana Surat Laporan Polisi Nomor : LP/B/301/K/V/2021/PMJ/RESJU atas nama Pelapor Sdr. Irwan Djuhari, SE yang melaporkan Sdri. Yuli Isnawati atas dugaan tindak pidana Pencurian sebagaimana dimaksud dalam Pasal 362 KUHP. Sdri. Yuli Isnawati tidak lain adalah Istri dari (Alm) Lukman Djuhari yang adalah adik dari Sdr. Irwan Djuhari, SE.

Saat berita ini diterbitkan diketahui laporan Sdr. Irwan Djuhari, SE telah dilimpahkan ke Polres Metro Jakarta Utara, dan Polres Metro Jakarta Utara telah menerbitkan Surat Panggilan terhadap Sdri. Yuli Isnawati sebagai saksi terkait laporan yang dimaksud untuk diperiksa dan didengar keterangannya.

Tuduhan pencurian yang dilaporkan oleh IRWAN DJUHARI atas barang barang sebagai berikut

  1. 2 (dua) Unit Televisi Merk COOCCAA 42 inch dan 32 inchA
  2. 2 (dua) buah tabung gas 15kg
  3. 1 (satu ) set prei dan sarung bantal
  4. 1 (satu) buah Cobek
  5. 1 (satu) buah jemuran aluminium
  6. 1 (satu) buah strikaan merk Phillips
  7. 1 (satu) buah panic aluminuim
  8. 1 (satu) buah teko transparan
  9. 1 (satu) lusin sendok garpu
  10. 1 (satu) dus gelas Wine
  11. 1 (satu) lusin Mangkok kaca transparan
  12. 1 (satu) lusin piring putih motif bunga
  13. 1 (satu) lusin gelas kaca transparan
  14. 1 (satu) buah Teko Putih
  15. 1 (satu) buah Piring Hitam Besar bentuk bunga matahari
  16. 1 (satu) lusin cangkir the berikut piring
  17. 1 (satu) buah Panci Putih Tutup kaca
  18. 1 (satu) buah Panci teflon hitam Merah
  19. 1 (satu) buah Talenan warna cream
  20. 3 (tiga ) Pisau
  21. 1 (satu) buah baki putih
  22. 1 (satu) buah Parutan warna Pink
  23. 1 (satu) buah sendok nasi plastic berikut tempat

Dengan kerugian yg diakuinya senilai Rp.10.400.000,- ( DAN PERKARA DENGAN TUDUHAN MENCURI TERSEBUT DIATAS BERJALAN DENGAN BAIK DAN TELAH NAIK SIDIK OLEH POLRES JAKARTA UTARA ) yang mana Pembuktian perkara tersebut mengacu pada teori Profesor Subekti bezitter dan eigenaar.

Semua barang barang yang dituduhkan kepada Yuli Isnawati telah mencuri dari Irwan adalah Rekayasa Dan dengan bukti Pembelian Palsu.

Dan dengan Bukti Pembelian Palsu tersebut IRWAN DJUHARI.SE untuk membuat Laporan Polisi.

Bukti Pembelian Palsu telah diperlihatkan oleh Penyidik Polres Jakarta Utara kepada pengacara Dhipa Adista Justicia dan Yuli Isnawati.

Menanggapi Laporan Sdr. Irwan Djuhari, SE tersebut, Sdri. Yuli Isnawati melalui Kuasa Hukumnya pada Kantor Pengacara DHIPA ADISTA JUSTICIA telah membuat Laporan Polisi di SPKT Polda Metro Jaya pada tanggal 28 Oktober 2021 yaitu Laporan Tindak Pidana Penggelapan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 372 KUHP yang diduga dilakukan oleh Sdr. Irwan Djuhari, SE. dengan

1. Laporan Polisi Nomor LP/B/5396/X/2021/SPKT/POLDA METRO JAYA Tanggal 28 Oktober 2021 Perkara Penggelapan

2. Laporan Polisi Nomor LP/B/5406/X/2021/SPKT/POLDA METRO JAYA, TANGGAL 29 Oktober 2021 Perkara FITNAH ATAU PENCEMARAN NAMA BAIK DAN ATAU LAPORAN PALSU

Harapan dari Pendiri / Ketua Pembina Bapak Laksamana TNI (P) Tedjo Edhi Purdijatno.SH dan Ketua Umum Dhipa Adista Justicia. Irjen Pol (P) Drs. Wisjnu Amat Sastro.SH.,MH Serta Ketua Pelaksana Dhipa Adista Justicia Irjen Pol (P) Drs. Kamil Razak.SH.MH Adalah Yuli isnawati dan anak yatim mendapatkan Keadilan dari Penegak Hukum.

Dhipa Adista Justicia Akan mengambil Langkah hukum dan memohon perlindungan Hukum kepada KADIVPROPAM / KAPOLRI / MENKOPOLHUKAM/KEMENKUMHAM DAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA

Dhipa Adista Justicia Memohon kepada bapak KAPOLRI untuk menarik semua Laporan Polisi tersebut diatas agar untuk diperiksa di MABES POLRI.

“ Demi Keadilan dan kemanusiaan kami akan perjuangkan Hak Hak Janda dan anak Yatim Pungkas “ Pengacara Senior Dhipa Adista Justicia Marusaha Hutadjulu. SH.,MH “

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *